Denpasar — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berhasil menangkap seorang buronan internasional paling dicari di Eropa asal Rumania dalam operasi gabungan di wilayah Bali.
Penangkapan dilakukan oleh Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri melalui Sekretariat NCB-Interpol Indonesia bersama Polda Bali, Polresta Denpasar, dan Polres Gianyar.
Buronan tersebut berinisial CCZ (33), warga negara Rumania, yang masuk dalam daftar Interpol Red Notice (IRN). CCZ ditangkap setelah dilakukan operasi terpadu selama tiga hari di wilayah hukum Polda Bali.
CCZ diketahui merupakan tokoh utama dalam kasus pembunuhan berencana dan perampokan sadis yang terjadi pada 6 November 2023 di Kota Sibiu, Rumania. Dalam peristiwa tersebut, tersangka bersama dua komplotannya menyusup ke rumah seorang pengusaha lokal, melakukan penyiksaan ekstrem hingga korban meninggal dunia, serta mengancam anak perempuan korban menggunakan senjata api. Para pelaku juga membawa kabur jam tangan mewah senilai sekitar 200.000 Euro.
Dua rekan CCZ sebelumnya telah ditangkap di Irlandia dan Skotlandia, dan masing-masing dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Sementara CCZ, yang dikenal sebagai individu dengan tingkat kekerasan tinggi, menjadi target utama perburuan internasional sejak Pengadilan Sibiu menerbitkan surat perintah penangkapan pada 19 November 2023.
Keberhasilan penangkapan itu merupakan hasil koordinasi intensif antara NCB Jakarta dan NCB Bucharest. Operasi pencarian dimulai pada 12 Januari 2026, setelah diperoleh informasi bahwa tersangka berada di Bali dan berpindah-pindah lokasi untuk menghindari aparat.
Setelah dilakukan pelacakan dan pengintaian secara berkelanjutan, tim gabungan akhirnya berhasil mengepung dan mengamankan tersangka pada Kamis (15/1/2026). Penangkapan berlangsung tanpa perlawanan berarti dari tersangka.
Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri Irjen Pol Amur Chandra Juli Buana, melalui Sekretaris NCB Interpol Indonesia Brigjen Pol Dr Untung Widyatmoko, menyatakan, penangkapan tersebut menegaskan komitmen Polri dalam mendukung kerja sama keamanan global.
“Penangkapan ini merupakan bukti nyata bahwa Indonesia bukan tempat yang aman bagi buronan internasional. Sinergi antara Interpol Indonesia dan jajaran Polda Bali menunjukkan profesionalisme tinggi dalam merespons ancaman kejahatan transnasional dan internasional,” ujar Brigjen Pol Dr Untung Widyatmoko.
Saat ini, CCZ tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik di Bali sebelum selanjutnya dilakukan proses penyerahan kepada otoritas hukum Rumania guna mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai ketentuan hukum yang berlaku.











