Sumbawa Besar, NTB — Tingginya intensitas curah hujan di wilayah timur Kabupaten Sumbawa memicu terjadinya luapan aliran sungai yang merendam sejumlah desa di Kecamatan Empang dan Kecamatan Tarano pada Senin sore (19/01/2026). Menghadapi situasi darurat tersebut, jajaran Kepolisian Resor Sumbawa melalui Polsek Empang bergerak cepat memberikan bantuan evakuasi dan pengamanan bagi warga terdampak.
Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H.,S.I.K, melalui Kapolsek Empang AKP Nakmin, menegaskan bahwa seluruh personel, khususnya Bhabinkamtibmas, telah diinstruksikan untuk tetap berada di lokasi bencana guna memastikan keselamatan warga. “Begitu hujan lebat mengguyur sekitar pukul 17.30 WITA, anggota kami langsung turun ke lapangan untuk memantau titik-titik rawan luapan. Fokus utama kami adalah memastikan tidak ada korban jiwa dan membantu warga mengamankan barang-barang berharga,” tegasnya.
Setelah air mulai surut sekitar pukul 19.30 WITA, personel Kepolisian tidak lantas meninggalkan lokasi. Bersama rekan-rekan Babinsa dan perangkat desa, para Bhabinkamtibmas terjun langsung membantu warga membersihkan sisa-sisa lumpur dan material banjir yang masuk ke dalam rumah.
“Respon cepat ini merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam situasi sulit. Selain membantu pembersihan, petugas juga aktif memberikan imbauan dari rumah ke rumah agar warga tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat cuaca di wilayah tersebut masih terpantau gerimis.” tambah Kapolsek.
Hingga berita ini diturunkan, jajaran Polsek Empang terus melakukan koordinasi dengan BPBD dan instansi terkait untuk mendata kerugian materil secara lebih terperinci. Petugas juga menyiagakan personel di bantaran sungai untuk memberikan peringatan dini jika debit air kembali meningkat.
“Kami minta warga yang tinggal di sepanjang bantaran sungai untuk tetap siaga. Personel kami akan terus berpatroli dan memantau perkembangan situasi guna memastikan kondisi benar-benar aman,” pungkasnya. (MA)











