Kota Bima, (15 Januari 2026) – Piket gabungan Polres Bima Kota bersama Polsek Asakota mengamankan dan membubarkan aksi perkelahian antar pemuda yang terjadi di perbatasan Lingkungan Pali, Kelurahan Melayu dan Lingkungan Mekar Baru, Kelurahan Ule, Kecamatan Asakota, Kota Bima, Kamis (15/1/2026) dini hari.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.30 Wita. Keributan bermula dari adanya aktivitas musik di Lingkungan Pali, Kelurahan Melayu. Warga setempat kemudian mendengar suara lemparan yang mengenai seng rumah, sehingga beberapa pemuda Lingkungan Pali menduga lemparan tersebut dilakukan oleh pemuda Lingkungan Mekar Baru.
Dalam kondisi dipengaruhi minuman keras, sejumlah pemuda dari Lingkungan Pali melakukan pengecekan ke Lingkungan Mekar Baru. Namun, mereka tidak menemukan adanya aktivitas pemuda di lokasi tersebut. Saat berada di Lingkungan Mekar Baru, para pemuda Lingkungan Pali sempat bertemu dengan Suratman, warga setempat, yang menyampaikan kepada Lana, Hery, dan Arman (warga Lingkungan Pali) bahwa tidak ada aktivitas pemuda di lingkungan tersebut.
Setelah kembali menuju Lingkungan Pali, Lana, Hery, dan Arman justru melakukan aksi pelemparan ke arah rumah warga di Lingkungan Mekar Baru. Aksi tersebut kemudian dibalas oleh pemuda dan warga Lingkungan Mekar Baru, sehingga terjadi saling lempar antar kedua kelompok hingga ke jembatan jalan lintas Ule–Kolo yang menjadi perbatasan kedua lingkungan.
Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, S.I.K., M.Si menjelaskan bahwa aksi perkelahian tersebut diduga dipicu oleh konflik lama. Sekitar satu minggu sebelumnya, tepatnya pada 1 Januari 2026, pemuda dari kedua lingkungan yang sama juga pernah terlibat perkelahian. Saat itu, permasalahan telah diselesaikan secara kekeluargaan melalui mediasi di Mako Polsek Asakota yang dihadiri lurah, perangkat RT/RW, serta tokoh masyarakat dari kedua lingkungan.
“Meski sebelumnya sudah dimediasi, namun konflik kembali muncul dan berujung pada aksi saling serang,” jelas Kapolres.
Personel piket SPKT Polsek Asakota Sekitar pukul 02.00 Wita yang dipimpin Kapolsek Asakota IPTU Mirafuddin berupaya menghalau kedua kelompok. Namun karena jumlah massa cukup banyak, upaya tersebut belum berhasil sehingga Kapolsek Asakota meminta bantuan Piket Polres Bima Kota.
Piket Polres Bima Kota tiba di lokasi kejadian dan bersama personel Polsek Asakota melakukan upaya pembubaran. Dalam proses tersebut, petugas berhasil mengamankan seorang pemuda dari Lingkungan Pali yang membawa senjata panah dan membawanya ke Mako Polres Bima Kota.
Kedua kelompok pemuda berhasil dibubarkan dan secara bertahap kembali ke rumah masing-masing. Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian terpantau aman dan terkendali.
Pengamanan dan pemantauan lanjutan masih dilakukan oleh personel Polsek Asakota dan Polres Bima Kota di sekitar jembatan perbatasan kedua kelurahan. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kasat Samapta Polres Bima Kota IPTU Kamaruddin, S.H., Kapolsek Asakota IPTU Mirafuddin, serta PAMAPTA III Polres Bima Kota IPDA Zulkarnain.
Polres Bima Kota mengimbau masyarakat, khususnya para pemuda, untuk menahan diri dan tidak mudah terprovokasi, serta menyerahkan setiap permasalahan kepada pihak berwenang demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.











