Berita

Cara Polsek Labuapi Jaga Stabilitas Pangan di Awal Tahun

×

Cara Polsek Labuapi Jaga Stabilitas Pangan di Awal Tahun

Sebarkan artikel ini
Labuapi Edukasi Petani Optimalkan Lahan Produktif

Lombok Barat, NTB – Kepolisian Sektor (Polsek) Labuapi, di bawah naungan Polres Lombok Barat, Polda Nusa Tenggara Barat, terus menunjukkan komitmen nyata dalam mengawal program prioritas pemerintah pusat. Fokus utama kali ini tertuju pada penguatan sektor kedaulatan pangan nasional melalui pendampingan intensif kepada masyarakat lokal.

Tepat pada Kamis (1/1/2026), jajaran Bhabinkamtibmas Polsek Labuapi turun langsung ke lapangan, menyisir areal pertanian di Desa Karang Bongkot. Langkah ini bukan sekadar kunjungan rutin, melainkan upaya strategis untuk memastikan roda produktivitas pangan di tingkat desa tetap berputar kencang di awal tahun.

Peran Strategis Bhabinkamtibmas dalam Kedaulatan Pangan

Kehadiran personel Bhabinkamtibmas di tengah perkebunan dan lahan produktif warga menjadi pemandangan yang memberikan rasa aman sekaligus motivasi. Polisi tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra dialog bagi para petani yang sedang mengolah lahan mereka.

Dalam interaksi tersebut, petugas secara aktif memberikan edukasi mengenai pentingnya optimalisasi lahan. Di tengah tantangan ekonomi global, pemanfaatan setiap jengkal tanah produktif dianggap sebagai langkah krusial untuk menjaga stabilitas pasokan pangan, khususnya di wilayah pedesaan yang menjadi penyangga utama kebutuhan daerah.

Kapolsek Labuapi, Iptu I Nyoman Rudi Santosa, menegaskan bahwa peran kepolisian dalam sektor ini adalah memastikan sinergi antara keamanan wilayah dan produktivitas masyarakat dapat berjalan beriringan. Menurutnya, ketahanan pangan merupakan salah satu pilar utama stabilitas nasional yang harus dijaga dari level paling bawah.

Pernyataan Kapolsek Labuapi Mengenai Kemandirian Ekonomi

Ditemui dalam kesempatan terpisah, Kapolsek Labuapi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan penuh Polri terhadap visi pemerintah dalam mencapai kemandirian ekonomi melalui sektor agraris. Ia menekankan bahwa pendampingan kepada petani akan menjadi agenda rutin yang terukur.

Baca Juga :  Pelaku Pencurian dan Pembawa Senjata Tajam Jenis Panah Diamankan Polisi di Pajo dalam Kejaran Dramatis!

“Kami menginstruksikan seluruh jajaran, terutama Bhabinkamtibmas, untuk terus berada di tengah masyarakat guna memberikan motivasi serta mengawal jalannya program ketahanan pangan. Kami ingin memastikan bahwa lahan-lahan produktif yang ada di wilayah hukum Polsek Labuapi benar-benar dimanfaatkan secara maksimal oleh warga,” ujar Iptu I Nyoman Rudi Santosa.

Lebih lanjut, Iptu I Nyoman Rudi Santosa menambahkan bahwa selain memberikan dorongan moral, petugas di lapangan juga bertugas memetakan kendala yang dihadapi para petani.

“Kehadiran kami juga bertujuan untuk mendengarkan langsung apa yang menjadi kendala petani di lapangan. Dengan begitu, kita bisa membantu mengoordinasikan solusi agar program pemerintah di bidang pangan ini tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga Desa Karang Bongkot,” tambahnya.

Mewujudkan Kamtibmas Melalui Sektor Pertanian

Pendekatan yang dilakukan Polsek Labuapi ini menunjukkan bahwa menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) tidak selalu harus berkaitan dengan penindakan hukum. Dengan memastikan perut rakyat kenyang dan ekonomi desa bergerak melalui pertanian, potensi kerawanan sosial dapat ditekan secara signifikan.

Masyarakat Desa Karang Bongkot menyambut baik kehadiran pihak kepolisian di lahan-lahan mereka. Dialog dua arah yang tercipta membangun kepercayaan publik (public trust) yang lebih kuat. Warga merasa lebih diperhatikan, tidak hanya dari sisi keamanan lingkungan, tetapi juga dari sisi mata pencaharian utama mereka sebagai petani.

Selain edukasi mengenai teknik pemanfaatan lahan, personel Polri juga mengajak warga untuk tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan di sekitar area pertanian, seperti pencurian hasil bumi atau sengketa lahan yang kerap muncul. Dengan pengawasan yang melekat, diharapkan iklim usaha tani di wilayah Labuapi tetap kondusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *