Berita

Mediasi Dugaan Perundungan di Ponpes Yamaula Sumbawa Berakhir Damai, Polisi Fasilitasi Perdamaian

×

Mediasi Dugaan Perundungan di Ponpes Yamaula Sumbawa Berakhir Damai, Polisi Fasilitasi Perdamaian

Sebarkan artikel ini

Sumbawa Besar, NTB — Pertemuan mediasi yang diadakan di Polsek Labangka pada Selasa malam, 5 Agustus 2025, berhasil menyelesaikan dugaan kasus bullying dan perundungan terhadap salah satu santri di Pondok Pesantren Yayasan Mushaniful Ulum Labangka (Yamaula). Pertemuan yang difasilitasi oleh pihak kepolisian ini dihadiri oleh pimpinan ponpes, perwakilan keluarga korban, serta jajaran Polsek Labangka.

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H.,S.I.K, setelah dikonfirmasi melalui Kapolsek Labangka Ipda Imam Wahyudi, S.H., bahwa “Kami menciptakan kesepakatan damai antara kedua belah pihak dengan suasana penuh kekeluargaan, melihat kasus ini sebagai hal yang sangat sensitif karena menyangkut anak-anak kita.” ungkapnya.

Pihak Yayasan Ponpes Yamaula menyatakan kesediaan dan tanggung jawabnya untuk membantu biaya perawatan santri DS hingga pulih sepenuhnya. Sebagai bentuk itikad baik, pihak yayasan juga memberikan bantuan sukarela atau “tali asih” untuk meringankan biaya pengobatan yang sedang berjalan. Keluarga korban, menyambut baik itikad dari ponpes. Mereka menyatakan permasalahan ini telah selesai dan tidak akan dipermasalahkan kembali, demi menjaga nama baik dan eksistensi Ponpes Yamaula sebagai lembaga pendidikan yang penting.

“Kami di Polsek Labangka berupaya keras untuk memfasilitasi pertemuan ini agar semua pihak bisa duduk bersama dan mencapai solusi yang terbaik, secara kekeluargaan. Kami bersyukur, kedua belah pihak menunjukkan itikad baik dan berhasil mencapai kesepakatan damai.” ujar Kapolsek.

Kesepakatan tersebut dituangkan dalam “Surat Pernyataan Damai” yang ditandatangani oleh semua pihak terkait. Pihak kepolisian menegaskan bahwa mediasi ini adalah komitmen Polri dalam menanggapi permasalahan di masyarakat, terutama kasus yang sempat viral di media sosial dan menimbulkan beragam komentar negatif. Berdasarkan laporan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Labangka pasca kejadian ini terpantau aman dan kondusif. (MA)

Baca Juga :  Patroli Dialogis Pamapta Polres Sambangi Tempat Keramaian dan Lokasi Wisata, Sampaikan Himbauan Kamtibmas Patroli dialogis yang tergabung dalam kegiatan rutin yang ditingkatkan atau KRYD secara intensif dilakukan oleh Polres Bima Bima Polda NTB. Terkini Pamapta Polres Bima yang dipimpin oleh Pamapta 1, Ipda Nady Kinanti Purwanto S.Tr.K., menggelar Patroli dialogis di seputaran wilayah hukumnya Minggu (16/11/25) pagi tadi. Kegiatan tersebut di fokuskan di tempat keramaian dan tempat wisata seperti di terminal Tente, Water Boom Godo dan Pantai Kalaki Desa Panda Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima. Dalam kesempatan itu Ipda Nady dan anggotanya berdialog dengan pengunjung wisata agar berhati-hati dan tetap menjangkau anak anak. Tujuannya kata Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.M.I.K., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka menjelaskan kehadiran kami untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menikmati hari libur akhir pekan. Selain itu kegiatan yang dilaksanakan oleh Pamata Polres Bima ini juga bertujuan untuk mencegah terjadinya berbagai Guankamtibmas yang meresahkan masyarakat. Kami hadir memberikan pelayanan terbaik dan memastikan masyarakat beraktifitas dengan aman dan nyaman. Kehadiran anggota Polri dengan mengedepankan cara humanis itu disambut positif oleh masyarakat. Kejadian yang menonjol tidak ditemukan dalam patroli yang dilaksanakan secara mobile tersebut. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan aman Pungkas Adib menutup rilisannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *