“Ini adalah bagian dari tanggung jawab kami sebagai aparat kepolisian untuk turut serta dalam memperhatikan masalah sosial yang ada di masyarakat, khususnya dalam upaya menurunkan angka stunting yang menjadi perhatian serius pemerintah,” jelasnya.
Stunting, yang dikenal sebagai gangguan pertumbuhan pada anak akibat kekurangan gizi kronis, menjadi masalah serius di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Lombok Barat.
Program seperti Jumat Berkah Peduli Stunting diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam menanggulangi permasalahan ini.
Polsek Kediri juga melibatkan berbagai pihak dalam kegiatan ini, termasuk Bhabinkamtibmas Desa Lelede yang berperan dalam memonitor distribusi bantuan telur kepada masyarakat. Hal ini menunjukkan kolaborasi yang solid antara Polsek Kediri dengan masyarakat dalam mendukung pencapaian Zero Stunting di Kabupaten Lombok Barat.
Harapan Menuju Zero Stunting
Dengan adanya kegiatan Jumat Berkah Peduli Stunting ini, Polsek Kediri berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya gizi yang baik untuk anak-anak mereka.
Program ini juga diharapkan dapat mempercepat pencapaian tujuan Zero Stunting, yang merupakan salah satu target utama pemerintah Indonesia dalam mengatasi masalah kesehatan anak.
“Harapan kami ke depan, melalui program ini dan dukungan dari masyarakat, kita bisa sama-sama menurunkan angka stunting dan menuju Zero Stunting di Kabupaten Lombok Barat,” tutur AKP Jahyadi Sibawaih dengan optimisme.
Program Jumat Berkah Peduli Stunting yang dilaksanakan oleh Polsek Kediri pada tanggal 6 Desember 2024 ini merupakan upaya nyata dalam mendukung pengurangan angka stunting di wilayah Kecamatan Kediri.
Melalui distribusi telur yang bergizi kepada balita-balita yang terindikasi mengalami stunting, Polsek Kediri memperlihatkan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung program pemerintah dalam mencapai Zero Stunting.
Dengan dukungan dari pemuda setempat dan keterlibatan aktif masyarakat, kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi kesehatan anak-anak di wilayah tersebut.