Oleh karena itu, langkah-langkah seperti Jumat Berkah Peduli Stunting sangat penting sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan memberikan bantuan langsung kepada keluarga yang membutuhkan.
Menurut AKP Jahyadi Sibawaih, program seperti ini bukan hanya soal memberikan bantuan materi, tetapi juga sebagai upaya untuk menyadarkan masyarakat tentang pentingnya gizi yang baik bagi tumbuh kembang anak.
“Kami ingin memberikan dukungan penuh agar stunting bisa ditekan, dan ke depannya bisa tercapai Zero Stunting di Kecamatan Kediri,” tambahnya.
Polsek Kediri berharap bahwa kegiatan ini bisa menjadi contoh bagi pihak-pihak lain, baik dari instansi pemerintah, organisasi masyarakat, maupun individu, untuk turut berperan dalam menyelesaikan masalah stunting di daerah masing-masing.
“Kami berkomitmen untuk terus melanjutkan program ini, karena selain bermanfaat bagi kesehatan, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara Polsek Kediri dan masyarakat setempat,” ungkap AIPTU Atim, Kanit Binmas Polsek Kediri.
Dampak Positif Program Jumat Berkah Peduli Stunting
Program Jumat Berkah 1 Personil 1 Butir Telur tidak hanya memberikan manfaat langsung dalam bentuk makanan bergizi bagi balita, tetapi juga membawa dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat.
Sebagai contoh, kegiatan ini berhasil menciptakan kebersamaan antara Polsek Kediri dan warga, serta meningkatkan kesadaran tentang pentingnya gizi dalam mencegah stunting.
“Kami berharap program ini dapat berkelanjutan dan semakin banyak yang mendukungnya,” kata salah satu tokoh masyarakat setempat.
Melalui program ini, Polsek Kediri juga berharap bisa mengedukasi masyarakat mengenai pola makan sehat, pentingnya pemenuhan gizi, serta bagaimana cara-cara sederhana yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan anak-anak mereka.
Tentunya, upaya ini tidak hanya mengandalkan satu pihak, tetapi harus melibatkan semua elemen masyarakat untuk mencapainya.
Komitmen Polsek Kediri dalam Memerangi Stunting
Kegiatan Jumat Berkah Peduli Stunting yang dilaksanakan oleh Polsek Kediri ini membuktikan bahwa keseriusan dalam menanggulangi stunting bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga semua pihak, termasuk aparat kepolisian dan masyarakat.
Dukungan yang datang dari berbagai pihak, seperti pemuda-pemudi Desa Gelogor, memperlihatkan semangat kebersamaan yang sangat dibutuhkan untuk mengatasi masalah ini.
Dengan semangat untuk terus berinovasi dan membantu masyarakat, Polsek Kediri berharap dapat membawa perubahan signifikan, tidak hanya dalam mengurangi angka stunting, tetapi juga dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama bagi generasi mendatang.
“Kami akan terus berupaya memberikan dukungan dan kontribusi dalam penanggulangan stunting, serta mewujudkan wilayah Kediri bebas dari stunting,” tutup Kapolsek Kediri, AKP Jahyadi Sibawaih, S.H.